Selasa, 27 Maret 2012

AROMA KRIMINALISASI DI SELA-SELA EUFORIA PEMBERANTASAN KORUPSI

Nama          :   Lailan Syahraini.N
Kelas          :   3EA02
NPM          :   14209849
Fakultas     :   EKONOMI
Jurusan      :   S1-Manajemen


1. Data Publikasi
a. Judul : AROMA KRIMINALISASI DI SELA-SELA EUFORIA PEMBERANTASAN KORUPSI
b. Penulis : joko sugiarsono
c. Penerbit : SWA sembada
d. Reportase : ahmad Y.saputra,eddy D.iskandar,kristiana annisa,rias andriati,sigit anugroho,wini anggreini
e. Tgl/ No. Penerbitan : 26 mei - m9 juni 2010
f.  No. Halaman :92 - 96
g. Tema : Solusi Politik

2.Ringkasan Artikel

TUGAS REFERENSI ARTIKEL


      Menjadi eksekutif dan pejabat publik saat ini tidak semudah di era orde baru.selain tantangan ekonomi global yang semakin sulit,mata yang mengawasi setiap kebijakan dan tindakan yang mereka buat semakin banyak.lihat saja,semenjak era reformasi semakin banyak saja pejabat publik dan eksekutif BUMN yang digiring ke ruang pengadilan.kasus yang terbaru dan terbesar hingga saat ini adalah kebijakan pemberian dana talangan bank century senilai Rp.6,7 Triliun yang melibatkan wakil presiden Boediono dan sri mulyani.komisi pemberantasan korupsi (KPK) telah dan masih akan memeriksa Boediono dan sri mulyani guna menindaklanjuti rekomendasi Pansus DPR atas skandal Bank Century.
     Menurut muladi,pejabat public harus terikat pada perinsip Good governance.kebijakan yang dibuat harus memenuhi unsur-unsur taat hokum,fair,jujur,bertujuan untuk kepentingan umum,memiliki akuntabilitas,ada pertisipasi pihak-pihak yang terkait dan transparan.”kalau itu sudah dipenuhi,tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan atau merugikan,berarti kesalahannya administratif.
Tidak semua pejabat publik dan eksekutif BUMN yang dituduh melakukan pelanggaran hukum dan penyalahgunaan kekuasaan (korupsi) itu benar-benar bersalah dimata hukum.banyak berita di media massa yang berhasil menunjukan ada saja oknum penegak hukum ataupun anggota legislatif yang berusaha memancing di air keruh.Rinaldi firmansyah,Dirut PT.TELKOM berpendapat mestinya BUMN itu dijalankan dengan norma korporasi.dengan demikian,mestinya ada pemisah antara risiko hokum dan risiko bisnis.
     Disisi lain,tentu banyak aparat penegak hukum dan anggota DPR yang akan menyangkal bahwa dari lembaga merekalah munculnya penyimpangan dalam semangat pemberantasan korupsi.Namun,untuk itu,Presiden SBY telah membentuk satgas anti mafia hukum,yang sejauh ini sudah menemukan kasus penyimpangan pajak gede-gedean.semoga keruwetan dan segala penyimpangan semacam ini bisa dibenahi dan di luruskan.harapan kita,tak lain adalah niat suci pemberantasan korupsi benar-benar mencapai tujuannya,yakni Indonesia lebih adil,makmur dan sejahtera. 

Bahasa Indonesia :
  •  Kata Mata pada paragraph pertama alenia kedua seharusnya diganti menjadi Maka.
  • Maksud dari dana talangan adalah dana bantuan. 
  • Kata telah dan masih yang terdapat di paragraph pertama alenia ke lima seharusnya tidak ada di alenia tersebut karena membuat penyataan semakin sulit di mengerti.
  • Pada paragraph ke dua alenia satu,arti dari good governance yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang baik. 
  • Pada paragraph ke dua alenia kedua ,arti dari akuntabilitas didefinisikansecara sempit sebagai kemampuan untuk memberi jawaban kepadaotoritas yang lebih tinggi atas tindakan “seseorang” atau “sekelompokorang” terhadap masyarakat secara luas atau dalam suatu organisasi. 
  • Maksud dari memancing di air keruh pada paragraph ke tiga alenia kedua yaitu melakukan tindakan yang bodoh dan melanggar peraturan. 
  • Maksudnya gede-gedean pada paragraph ke empat alenia kedua yaitu besar-besaran . 
  • Dan pada paragraph ke empat alenia ke tiga,maksud dari keruwetan yaitu keribetan dalam artian kesusahan.

Minggu, 20 November 2011

PRODUK AQUA

Nama : LAILAN SYAHRAINI NAINGGOLAN
Kelas : 3EA02
NPM : 14209849

Soal :

Pilih satu produk dan jelaskan faktor-faktor yang menentukan pemilihan produk tersebut dilihat dari faktor budaya, sosial dan psikologi ?


AQUA

Abstrak :
Dalam sebuah perusahaan harus mempunyai strategi pemasaran yang untuk memasarkan sebuah produk.
Salah satunya dengan menggunakan reklame atau periklanan,karena dengan periklanan sebuah produk dapat dikenal distributor dan konsumen sehingga produk tersebut dapat dipasarkan.
Dan karena perilaku setiap konsumen berbeda maka harus ditinjau dari beberapa faktor yaitu faktor Sosial,Budaya,dan Psikologi.

TUJUAN dari pemasaran adalah untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan secara lebih baik dari pada pesaing. Perilaku konsumen merupakan studi tentang cara individu, kelompok, organisasi dalam menyeleksi, membeli, menggunakan, dan mendisposisikan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.

Studi konsumen memberikan petunjuk untuk memperbaiki dan memperkenalkan produk atau jasa, menetapkan harga, perencanaan saluran, menyusun pesan, dan mengembangkan kegiatan pemasaran lain termasuk dalam mengetahui perilaku konsumen.

Pemasar harus sepenuhnya memahami teori maupun realitas perilaku konsumen, mencakup beberapa fakta penting tentang konsumen dan tren konsumen masa depan, seperti PT. AQUA dengan mulai menganalisa pasar dengan perencanaan bentuk baru kemasan dan penelitian tentang air.















Perilaku pembelian konsumen sebenarnya di pengaruhi oleh faktor-faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Sedangkan faktor yang paling berpengaruh dan paling luas dan paling dalam adalah faktor budaya.

Faktor budaya
Budaya, sub-budaya, dan kelas sosial sangat penting bagi perilaku pembelian. Budaya merupakan penentu keinginan dan perilaku pembentuk paling dasar. Anak-anak yang sedang tumbuh mendapatkan seperangkat nilai, persepsi, preferensi, dan perilaku dari keluarga dan lembaga-lembaga penting lainnya.
Masing-masing budaya terdiri dari sejumlah sub-budaya yang lebih menampakkan identifikasi dan sosialisasi khusus bagi para anggotanya. Sub-budaya mencakup kebangsaan, suku, agama, ras, kelompok bagi para anggotanya. Ketika sub-budaya menjadi besar dan cukup makmur, perusahaan akan sering merancang program pemasaran yang cermat disana.

Faktor sosial
Selain faktor budaya, perilaku konsumen di pengaruhi oleh faktor-faktor sosial, seperti kelompok acuan, keluarga, peran, dan status sosial. Kelompok acuan terdiri dari semua kelompok yang memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut.
Keluarga meruapkan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat dan para anggota keluarga menjadi kelompok acuan primer yang paling berpengaruh.
Peran dan status sosial seseorang menunjukkan kedudukan orang itu setiap kelompok sosial yang ia tempati. Peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan oleh seseorang. Masing-masing peran menghasilkan status.
Contoh, seorang yang memiliki peran sebagai manajer dan status yang lebih tinggi dari pegawai kantor, dimana ia juga memiliki banyak keluarga dan anak, tentu ia akan tertarik dengan produk mobil dari Toyota, karena ada kesesuaian antara kebutuhan dan keunggulan AQUA sebagai produsen air mineral terbaik, ia bahkan juga bisa membeli pakaian mahal dan juga keluarganya, membeli rumah besar untuk keluarganya dan lain-lain.

Faktor pribadi
Keputusan membeli juga di pengaruhi oleh karakteristik pribadi. Karakteristik tersebut meliputi usia dan tahap dalam siklus hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, kepribadian dan konsep diri, juga nilai dan gaya hidup pembeli.

Psikologi
Titik awal untuk memahami perilaku konsumen adalah adanya rangsangan pemasaran luar seperti ekonomi, teknologi, politik, budaya. Satu perangkat psikologi berkombinasi dengan karakteristik konsumen tertentu untuk menghasilkan proses keputusan dan keputusan pembelian. Tugas pemasar adalah memahami apa yang terjadi dalam kesadaran konsumen antara datangnya rangsangan pemasaran luar dengan keputusan pembelian akhir. Empat proses psikologis (motivasi, persepsi, ingatan dan pembelajaran) secara fundamental, mempengaruhi tanggapan konsumen terhadap rangsangan pemasaran.

Daftar pustaka
Kolter, Philip, Keller, Kevin Lane. 2006. Marketing management AQUA.

Senin, 31 Oktober 2011

Prilaku Konsumen

  1. Konsumen (consumer) adalah seseorang yang membeli barang atau menggunakan jasa; Seseorang atau suatu perusahaan yang membeli barang tertentu atau menggunakan jasa tertentu.

Cirri-ciri konsumen diindonesia dibedakan berdasarkan keinginan,yaitu:
  • Cenderung memiliki memori yang pendek. Mereka cenderung mengingat manfaat produk jangka pendek. Cepat bosan dan mudah lupa.
  • Tidak memiliki perencanaan. Impulse buying masih merajai pengambilan keputusan sebagian besar orang Indonesia.
  • Cenderung berkelompok dan suka berkumpul.
  • Tidak adaptif terhadap teknologi baru.
  • Cenderung fokus kepada konteks.
  • Menyukai produk luar negeri.
  • Semakin memperhatikan masalah religius.Pangsa pasar dari produk-produk yang mempunyai nilai agama akan semakin besar.
  • Suka pamer dan gengsi
  • Banyak dipengaruhi oleh subculture. Maksudnya konsumen Indonesia akan semakin cair dan tidak lagi ada perbedaan antara suku dan geografis.
  • Tidak peduli lingkungan.

2.Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian,pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

3.segmentasi pasar dalam penetapan strategi pemasaran

     Strategi pemasaran yang dibuat hendaknya haruslah mempertimbangkan situasi dan keadaan perusahaan baik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau lingkungan mikro perusahaan, maupun keadaan ekstern perusahaan atau yang dikenal dengan lingkungan makro perusahaan.Perusahaan yang berjaya dan mampu mempertahankan serta meningkatkan lagi penjulannya ditengah-tengah pesaingnya adalah perusahaan yang telah berhasil menetapkan strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya dengan tepat.Adapun penentuan strategi bersaing hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan kepada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar. Karena perusahaan yang besar mungkin dapat menerapkan stretegi tertentu yang jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Demikian pula sebaliknya, bukanlah menjadi sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada perusahaan besar.Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua hal diatas, maka dapat dipastikan perusahaan akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya, untuk tetap maju dan berkembang di tengah-tengah persaingannya.

4.Faktor-faktor yang memengaruhi
Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1.    Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2.    Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
3.    Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4.    Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut. 

Senin, 03 Oktober 2011

BLACKBERRY


NAMA   : LAILAN SYAHRAINI.N
KELAS : 3EA02
NPM      : 14209849 
PRILAKU KONSUMEN
 

Blackberry tidak terlepas dari permasalahan, salah satunya adalah kegagalan blackberry untuk hidup kembali dengan indikasi terdapat layar putih dengan pesan kesalahan, layar gelap hanya LED saja yang menyala atau bahkan hanya layar gelap belaka (mati total atau sering disebut matot). Hal ini dapat diakibatkan oleh banyak faktor. Secara garis besar penyebab matinya Blackberry dapat dibagi menjadi 2 faktor yaitu:
1.      Kerusakan Hardware
2.      Kerusakan Software
Artikel ini mencoba mendiagnosis permasalahan apakah diakibatkan oleh permasalahan hardware ataupun permasalahan software. Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu copot battery, tukar battery.
Copot Battery
Usaha pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan “Battery Pull” atau copot battery. Hal ini dilakukan dengan cara melepas baterai dan menunggu sekitar lebih kurang 3 menit sebelum memasang kembali battery. Apabila tidak berhasil, coba lepas SIM Card dan Media Card sebelum memasang kembali battery. Apabila blackberry masih tidak dapat menyala, coba lakukan tukar battery atau Recharge battery yang caranya akan dijelaskan berikut ini.
Tukar Battery
Usaha tukar battery bertujuan untuk memastikan bahwa permasalahan bukan diakibatkan oleh battery, hal yang dapat dilakukan adalah dengan mencoba memasang baterai yang “good” dan “fully recharge” ke blackberry yang bermasalah. Apabila blackberry dapat menyala, ganti atau charge ulang battery menggunakan cara berikut ini. Apabila tidak berhasil, artinya permasalahan bukan disebabkan oleh battery, coba dengan me-”reload” OS.
Recharge Battery
Usaha ini mencoba melakukan charging pada battery yang sudah habis total.
1.      Cabut Baterai, SIM Card, Media Card, biarkan terbuka
2.      Jalankan Desktop Manager
3.      Sambungkan Blackberry dengan PC menggunakan kabel USB
4.      Tunggu sampai muncul gambar battery disilang
5.      Pasang battery tanpa melepas sambungan blackberry dengan PC
6.      Tunggu sampai Blackberry menyala, biarkan charge sampai beberapa garis battery
7.      Cabut koneksi, segera charge dengan charger
Masuk ke Safe Mode
Apabila masalah terjadi setelah instalasi aplikasi/themes dan setelah reboot tidak dapat masuk ke home, coba masuk ke safe mode dan hapus aplikasi/themes pada modus safe mode.
1.      Lepas dan pasang kembali baterai
2.      Ketika Lampu LED mati, tekan dan tahan tombol Escape sampai muncul kotak dialog
3.      Jawab OK
Untuk kembali ke modus normal dengan cara lepas batterai dan pasang kembali baterai.

 B.Mencari informasi

     Dengan menggunakan jaringan internet,maka kita akan lebih mengetahui perkembangan tentang aplikasi yang ada di blackberry.selain itu,kita juga bisa mengetahuinya melalui koran dan berita.harga handphone blackberry bervariasi,bahkan ada juga yang meniru blackberry sehingga harganya lebih murah dibandingkan blackberry di pasaran.oleh karena itu jaringan komunikasi maupun sosial sangat berguna untuk memberitahu kita berita tentang blackberry yang sudah mulai ada tiruannya.
      Banyak yang bilang kalau blackberry mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan handphone lain,yaitu :
1. Bisa mengirim email dan menerima email sebanyak-banyaknya dengan satu harga.
2. mengirim email semudah mengirim dan menerima sms, dan tidak perlu ada tambahan biaya.
3. Email sifatnya lebih formal utk bagi orang yang berbisnis, sehingga surat - menyurat lebih mudah dan terpercaya.
4.Bisa melakukan browsing ringan internet, selama website tdk terlalu berat bisa.
5. Bisa menerima RSS dengan bantuan software Vigo.
6. Dapat melakukan chating dengan berbagai macam media baik YM,Gtalk,Blackberry Messengger.
7.Chatting dengan rekan or teman yang ada diluar negeri or dimana pun dengan gratis dan realtime.Dan hasil pembicaran bisa lsg dikirim melalui email jika memang berhubungan dengan bisnis or yang lain2.
8. Untuk pelanggan individu paket nya disebut BIS , harga cukup terjangkau berkisar dari 150-200 rb/bln
9. Operator yang telah mendukung Indosat,(Matrix,Mentari),XL (pascabayar),T-Sel (Halo,simpati)
10. Bisa digunakan sebagai GPS .
11. Telah didukung teknologi wifi = sehingga jika kita berpergian keluar negeri bisa menerima email dan mengirim email gratis melalui hot-spot ( roaming Muahal bok)

 C.Memilih alternatif

     Kita harus bisa memilih handphone blackberry yang menurut kita itu bagus.contohnya handphone blackbery bold, BlackBerry Torch 9850 terbaru sudah bisa didapatkan lewat website mereka. Namun demikian, di gerai-gerai Verizon, produk itu baru tersedia mulai 15 September nanti.Produk tersebut dipasarkan di harga US$199,99 atau sekitar Rp1,7 juta dengan kontrak penggunaan selama 2 tahun.BlackBerry 9850/9860 itu sendiri dirilis oleh Research In Motion untuk AT&T, Sprint, dan US Cellular pada awal Agustus lalu. Kedua versi smartphone itu merupakan upaya mereka untuk kembali menghadirkan BlackBerry layar sentuh setelah seri Storm yang kurang sukses.
      Dikutip dari PCMag, 8 September 2011, Torch terbaru itu menggunakan layar 3,7 inci dengan resolusi 800x480, kamera belakang 5 megapiksel yang mampu merekam video 720p. Prosesornya sendiri menggunakan Qualcomm Snapdragon QSD8655 single core 1,2GHz, RAM 768MB dan storage 4GB.Dari sisitem operasi, BlackBerry Torch 9850 menjalankan sistem operasi BlackBerry 7. Dari uji coba yang dilakukan PCMag, sistem operasi baru ini memberikan pengalaman sentuh lebih baik dibandingkan dengan Storm. Hardware graphics acceleration juga membuat operasional lebih mulus.

 D.Keputusan Membeli

       Kita memilih blackberry torch karena selain modelnya touchscreen akan tetapi menu aplikasinya sangat lengkap dibandingkan blackberry yang lain.walaupun harganya mahal dan cukup menguras kantong,tapi kita bisa puas menggunakan aplikasinya yang begitu lengkap. Desain BlackBerry Torch hampir tidak berubah dari aslinya mengatakan untuk panel bodi metalik dan resolusi yang lebih tinggi 3,2 "480 x 640 layar di luar prosesor. Processor 1.2GHz, dipasangkan dengan menaikkan 768MB RAM dan penyimpanan internal cek in di 8GB dengan memori yang dapat diupgrade melalui kartu SD. BlackBerry Torch 2 dengan  kamera 5MP yang asli tapi rekaman video sekarang telah didorong untuk 720p HD dan panel belakang juga dengan chip NFC. 
       BlackBerry mulai menjadi gadget yang selalu ada di setiap kantong para pengusaha, meski begitu BlackBerry tetaplah handphone yang sarat akan masalah. Bukan hal yang aneh memang, mengingat BlackBerry merupakan HP canggih yang mampu membantu kita dalam berbagai hal. Alangkah bijaksananya bila kita lebih banyak mengingat keunggulan BlackBerry dibandingkan permasalahan yang ditimbulkannya.

Spesifikasi BlackBerry Torch 2
  • Processor: 1.2 GHz processor
  • Jaringan: Quad-band GSM/GPRS/EDGE ; Tri-band HSPA 14.4Mbps
  • Layar: 3.2" VGA - 480 x 640 capacitive touchscreen display
  • Memori: 8GB storage + 512MB RAM + up to 32GB MicroSD
  • Koneksi: WiFi + Bluetooth + NFC
  • Camera: 5 MP
  • Baterai: 1300MAh battery
  • Ukuran: 14.6mm thick
  • Sensor: magnetometer
 E.Evaluasi
 Pada saat membeli suatu handphone,kita harus tau fungsi dan kelebihan dr handphone Blackberry tersebut.selain melihat aplikasinya ,kita jg harus lihat fitur yang bermanfaat buat kehidupan kita.

Selasa, 22 Februari 2011

Pacaran buang waktu

Banyak orang yang kita ketahui sering berpacaran baik dari kaum wanita maupun pria.akan tetapi masih banyak orang yang belum mengerti istilah pacaran.Terkadang orang yang bersifat setia terhadap pacarnya mengakibatkan banyaknya membuat seseorang terlalu membuang waktu dan umur.kenapa??karena seseorang berpacaran sampai 6 tahun lalu putus begitu saja.maka akan mengakibatkan sesorang itu susah untuk mencari pasangan terlalu cepat dan akan membutuhkan waktu.sehingga banyaknya orang yang nikah pada usia tua seperti umur 29-37 tahun.
pacaran itu hanya ajang untuk mengisi kekosongan seseorang dimana seseorang itu bisa menilai mana yang terbaik untuk dijadikan pendamping hidup.akan tetapi dengan kebanyakan waktu yang dibuang secara percuma mengakibatkan keterlambatan mempunyai pedamping.seperti didalam ajaran islam,allah melarang umatnya berpacaran karena takut melakukan perbuatan zina sebelum ada ikatan pernikahan.akan tetapi,masih banyak orang yang menganggap tanpa pacaran maka tidak bisa menilai.jika seseorang sudah merasa cocok dengan pasangan tersebut,lebih baik lakukan suatu ikatan pernikahan dibandingkan harus melakukan perzinaan.intinya pacaran yang cukup lama dengan unsur kesetian maka akan memfaktorkan lamanya juga kita membuang umur secara sia-sia.

MANAJEMEN EKONOMI

Definisi dari kata Manajemen
1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

2. Pengertian Manajemen Menurut Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.

Faktor atau Elemen Lingkungan yang Mempengaruhi Dunia Usaha atau Bisnis Umum
I. Dunia Usaha atau Bisnis Umum Secara Tidak Langsung
Dalam dunia usaha terdapat banyak hal yang berpengaruh terhadap kesinambungan dunia usaha pada suatu daerah tertentu. Variable-variabel di bawah ini secara tidak langsung memberi efek pada suatu perusahaan. Setiap perusahaan memiliki resistansi atau daya tahan masing-masing terhadap setiap faktor yang berbeda-beda.
Faktor lingkungan yang mempengaruhi dunia usaha secara tidak langsung ini berada di luar dari elemen pihak internal dan eksternal yang telah dijelaskan pada artikel bagian lain. Secara bersamaan dengan faktor internal dan eksternal dengan faktor lingkungan mempengaruhi kondisi dunia usaha.
1. Variabel Sosial
- Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.
- Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.
- Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.

2. Variabel Ekonomi
Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya.

3. Variabel Politik
Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.

4. Variabel Teknologi
Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.

II. Dunia Usaha atau Bisnis Umum Secara Langsung

Dalam dunia usaha terdapat dua (2) pihak yang berkepentingan (stakeholder) yang berpengaruh secara langsung, yakni external stakeholder (pihak luar) dan internal stakeholder (pihak dalam) :
A. Pihak Internal Dunia Usaha
1. Karyawan
Dengan memiliki sumber daya manusia atau sdm yang baik akan sangat membantu dunia bisnis untuk maju.
2. Pemegang Saham dan Dewan Direksi
Adalah dua bagian penting yang mengatur kegiatan atau jalannya roda perusahaan publik di mana para pemegang saham memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi suatu perusahaan dengan hak suara yang dimilikinya sesuai dengan persentase saham yang dimiliki.

B. Pihak Eksternal Dunia Usaha
1. Pelanggan / Konsumen
Konsumen dapat dibagi atau dibedakan menjadi 2, yaitu konsumen perorangan atau individu dan konsumen lembaga/perusahaan/bisnis. Konsumen membelanjakan uang yang dimilikinya untuk barang atau jasa yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Pemasok / Suplier / Suplayer
Membatu perusahaan untuk mendapatkan faktor produksi atau input untuk diolah menjadi keluaran atau output yang memiliki nilai tambah.
3. Pemerintah
Lembaga yang membuat undang-undang, kebijakan serta peraturan agar roda perekonomian suatu negara atau daerah dapat berjalan seperti yang telah direncanakan.
4. Serikat Pekerja
Berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan pekerja seperti upah, jam kerja, fasilitas, kondisi kerja, dan sebagainya
5. Pesaing / Rival
Semakin kuat pesaing kita maka akan mengurangi omset perusahaan, sehingga perlu secara terus menerus melakukan pengembangan dan perbaikan untuk dapat menguasai pasar.
6. Lembaga Keuangan
Contohnya seperti bank, asuransi, leasing atau sewa guna, dan lain sebagainya yang membantu perusahaan dalam mengelola keuangannya.
7. Lembaga Konsumen
Lembaga ini akan membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya. Jika ada masalah antara konsumen dengan produk perusahaan, maka lembaga konsumen akan membantu konsumen.
8. Kelompok Khusus
Contohnya seperti kelompok sosial, kelompok pecinta alam, dan lain-lain
9. Pihak yang Berkepentingan Lain
Memperhatikan lembaga atau organisasi lain yang berhubungan dengan bisnis yang dijalankan. Jika kita terjun ke dalam bisnis rumah sakit, maka kelompok dokter, paramedis, pasien, dan lainnya harus diperhatikan.

Macam dan Jenis Manajer atau Manajemen
A. Berdasarkan Level atau Tingkatan
Pada umumnya manajer memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, serta penyusunan staf namun dari sisi tingkat atau level manajemen dapat dibagi menjadi tiga / 3 macam, yakni :
1. Manajer Puncak / Top Manager
Tanggung jawab dari manajer puncak adalah keseluruhan kinerja dan keefektifan dari suatu perusahaan. Manajer tingkat puncak membuat kebijakan, keputusan dan strategi yang berlaku secara umum pada suatu perusahaan. Manajer puncak juga yang melakukan hubungan dengan perusahaan lain dan pemerintah.

2. Manajer Menegah / Middle Manager
Manajer tingkat menengah berada di antara manajer puncak dan manajer lini pertama. Manajer ini bertugas mengimplementasikan strategi, kebijakan serta keputusan yang diambil oleh manajer tingkat atas atau puncak.

3. Manajer Lini Pertama / First-Line Manager
Manajer tingkat bawah ini kebanyakan melakukan pengawasan atau supervisi para karyawan dan memastikan strategi, kebijakan dan keputusan yang telah diambil oleh manajer puncak dan menengah telah dijalankan dengan baik. Manajer lini pertama juga memiliki andil dan turut serta dalam proses pengimplementasian strategi yang telah ditetapkan.

B. Berdasarkan Sikap Globalisasi Internasional
Berdasarkan sikap dan perilaku para manajer internasional dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :
1. Ethnocentric Manager / Manajer Etnosentris
Ethnocentric Manager adalah manajer yang memiliki anggapan atau persepsi bahwa budaya dan perilaku kerja di negara tempat asalnya jauh lebih baik daripada tempat lain. Contohnya adalah di mana para manajer asing lebih suka memberikan kesempatan jenjang karir pada pekerja asing saja sehingga menimbulkan diskriminasi.

2. Polycentric Manager / Manajer Polisentris
Polycentric Manager adalah manajer yang menggangap bahwa pekerja asing dan pekerja lokal memiliki perbedaan yang cukup jauh dan tenaga kerja dalam negeri lebih memiliki daya saing dan skill di lapangan.

3. Geocentric Manager / Manajer Geosentris
Geocentric Manager memiliki suatu anggapan yang lebih realistik dibanding kedua jenis manajer di atas. Manajer geosentris memahami bahwa terdapat kekurangan dan kelebihan pada budaya yang ada sehingga perlu dibuat adanya penyesuaian budaya dengan memnggabungkan keduanya untuk membentuk budaya yang baru yang lebih kuat dan efektif.

Pengertian Pasar dan Faktor Produksi
Dalam pengertian yang sederhana atau sempit pasar adalah tempat terjadinya transaksi jual beli (penjualan dan pembelian) yang dilakukan oleh penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.Definisi pasar secara luas menurut W.J. Stanton adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk memenuhi kebutuhan, uang untuk belanja serta kemauan untuk membelanjakannya.
Pada umumnya suatu transaksi jual beli melibatkan produk/barang atau jasa dengan uang sebagai alat transaksi pembayaran yang sah dan disetujui oleh kedua belah pihak yang bertransaksi.Kegiatan faktor produksi adalah kegiatan yang melakukan proses, pengolahan, dan mengubah faktor-faktor produksi dari yang tidak/kurang manfaat/gunanya menjadi memiliki nilai manfaat yang lebih. Faktor- Faktor produksi yang umumnya digunakan adalah tenaga kerja, tanah, dan modal. Kelangkaan pada suatu faktor produksi biasanya akan menyebabkan kenaikan harga faktor produksi tersebut.

GLOBALISASI

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia dimana dilihat dari sopan santun mereka yang mulai berani kepada orang tua, hidup metal, hidup bebas, dll. Justru anak muda sekarang sangat mengagungkan gaya barat yang sudah masuk ke bangsa kita dan semakin banyak yang cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat
Ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia
  1. Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu.
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  3. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional).
  4. Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional,inflasi regional dan lain-lain.

Reaksi masyarakat

Gerakan pro-globalisasi

Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.
Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya.
Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan menurut mereka mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia.

Dampak Globalisasi dalam Kehidupan Masyarakat

1. Perubahan Perilaku Masyarakat
Globalisasi telah membawa pengaruh yang luas terutama perubahan perilaku masyarakat dalam berbagai hal. Misalnya, gaya hidup, perjalanan, komunikasi, makanan, pakaian, nilai-nilai, dan tradisi.
2. Dampak Globalisasi
a. Dampak Positif
Globalisasi membawa dampak positif dan negatif. Dampak positif dari arus globalisasi, antara lain :
1) Memperkaya unsur-unsur kebudayaan
2) Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi
b. Dampak Negatif
Dampak negatif dari arus globalisasi, antara lain :
1) lunturnya nilai-nilai dan tradisi lama,
2) mempengaruhi tingkah laku yang cenderung negatif, seperti demo, tawuran antarpelajar, perampokan dan sebagainya,
3) mempengaruhi gaya hidup menjadi bergaya hidup mewah, dan
4) semangat belajar anak-anak menurun, sebab mereka cenderung melihat TV dengan berbagai acara yang menarik.
3. Sikap Kita terhadap Globalisasi
Globalisasi telah membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat dunia. Tidak ada sekat yang menghalangi terjadinya komunikasi antarindividu. Globalisasi juga telah menyuguhkan banyak informasi yang berasal dari negara lain. Berbagai macam informasi mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Banyak hal positif dari pertukaran arus informasi ini kita dapat. Namun juga tidak sedikit hal yang negatif yang terkandung di dalamnya. Demikian juga lewat televisi kita, banyak disuguhkan film-film asing. Umumnya kita merasa terhibur apabila menonton film-film asing, seperti telenovela. Dengan demikian, kita tidak kuasa menahan informasi dan pengaruh dari luar.